Minggu, 01 November 2015

Pengertian Switch dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan Pemrograman Pemula.

Dibawah ini akan kami bahas mengenai Pengertian Switch dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer. Pada pembelajaran sebelumnya kita telah membahas tentang Pengertian HUB dan Fungsinya. Seperti yang kita tahu bahwa kelemahan dari HUB adalah tidak dapat mengetaui sumber dan penerima data, yaitu jika ada data yang masuk data tersebut langsung di broadcast kesemua device atau komputer yang terpasang pada port HUB tersebut. Hal ini akan berbeda dengan yang namanya Switch.

Pengertian SWITCH ?
Switch adalah suatu perangkat atau Device yang berfungsi sebagai pengatur dan pembagi sinyal data dari suatu komputer ke komputer lainnya yang terhubung pada perangkat tersebut, fungsi tersebut sama dengan fungsi HUB yang menjadi perbedaan adalah switch bisa melakukan pengaturan berupa proses filter paket data. Biasanya masing-masing port pada switch bisa disetting sehingga bisa ditentukan port mana saja yang bisa saling terhubung. Switch beroperasi pada layer dua (Data Link Layer) dari OSI model.

Seperti halnya HUB, switch memiliki banyak port yang digunakan menghubungkan komputer. Banyaknya port yang terdapat pada Switch pun bermacam-macam, 8 port, 16 port, 24 port dan seterusnya. Switch disajikan untuk Eternet komputer, masing-masing dari port yang terdapat pada switch dimungkinkan untuk diatur support speed & duflex atau support kecepatan ethernetnya, misalnya saja kecepatan 10 Mbps, 100Mbps, 1000MBps atau bisa juga disetting auto. Kemampuan Switch untuk melewatkan data ke hanya device yang dituju bisa menghemat bandwidht jaringan juga paket data yang melewati Switch akan lebih terjaga keamanannya ketimbang yang dilewatkan melalui HUB.

Kelebihan Switch dibandingkan HUB
Switch disebut juga HUB yang pintar dimana kerja Swicth tidak hanya mengirim atau menerima sinyal, tetapi juga memproses informasi pada layer data link. Informasi yang dicek berupa mac Address dari setiap komputer dan perangkat yang tersambung. Switch menggunakan sistem seleksi terhadap semua pernagkat atau komputer yang terhubung dengan dirinya. yang diseleksi oleh switch berupa MAC Address dari komputer atau perangkat jaringan yang terhubung. Karena switch menyeleksi terlebih dahulu mac address mana yang menjadi tujuan, maka hal ini membuatnya mengirimkan data lebih cepat. Tidak seperti hub yang mengirim sinyal secara menyebar/menyeluruh, tidak peduli perangkat mana yang menjadi tujuan data tersebut.

Dengan data diatas, sangat wajar yah, jika HUB mulai ditinggalkan oleh pengguna jaringan komputer dan Harga Switch sendiri pasti lebih mahal diandingkan dengna HUB

Demikian Pengertian Switch dan Fungsi Switch Pada Jaringan Komputer, semoga bermanfaat dan bisa memberikan pengetahuan Ilmu Jaringan Komputer kapada kita semua.

Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi artikel terkait tips trik Android.

Pengertian HUB dan Fungsi HUB Pada Jaringan Komputer

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan Pemrograman Pemula.

Dibawah ini kami akan menjelaskan Pengertian HUB dan Fungsi HUB Pada Jaringan Komputer. Didalam membangun atau membuat sebuah jaringan komputer diperlukan banyak komponen berbeda yang saling terhubung. Komponen-komponen tersebut bekerja sesuai dengan fungsinya sehingga terjadilah suatu jalur komunikasi antar komputer,Laptop, Printer maupun Device lainnya. Setelah dibentuknya sebuah jaringan komputer maka setiap device dan tntunya akan memberikan banyak manfaat guna mendukung kerja seseorang sehingga lebih mudah,cepat dan efisien.


Pengertian HUB ?
Hub adalah merupakan sebuah perangkat jaringan yang bekerja pada OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga Hub hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung ataupun concentrator saja, serta hanya menguatkan sinyal di kabel Unshielded Twisted-Pair (UTP). Hub tak mengenal MAC Addressing atau Physical Addressing shingga tidak bisa memilah data yang harus ditransmisikan shingga collision tak bisa dihindari dari penggunaan Hub tersebut.

Fungsi Hub diantaranya:
  • Memfasilitasikan penambahan penghilangan ataupun penambahan workstation.
  • Menambah jarak network (bisa berfungsi sebagai repeater).
  • Menyediakan/memfasilitasi fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda (Ethernet, Toket ring dan FDDI)
  • Menawarkan feature-featur yang fault tolerance (Isolasi Kerusakan).
  • Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic).
Pembagian Jenis HUB
Pada dasarnya HUB terbagi dua macam, yaitu HUB aktif dan HUB pasif.

  1.   Pengertian HUB Aktif adalah HUB yang memiliki kemampuan untuk memperkuat sinyal atau biasa disebut sebagai repeater. HUB jenis ini mampu untuk meregenerasi sinyal yang masuk dari suatu komputer yang kemudian ditransmisikan kembali ke komputer lainnya. HUB aktif akan sangat berguna untuk menghubungkan dua unit komputer atau lebih dengan jarak yang cukup jauh.
  2.  Pengertian HUB Pasif adalah HUB yang hanya bertugas untuk membagikan sinyal transmisi yang masuk ke port port komputer yang terhubung. Dengan menggunakan HUB Pasif dimungkinkan untuk menambah unit komputer yang terhubung dengan syarat jarak unit komputer dengan komputer lainnya tidak terlalu jauh.
Kelemahan atau Kekurangan Dari HUB
  • Tergolong peralatan Layer 1 dalam OSI model (Physical layer).
  • Tidak dapat membaca paket-paket data.
  • Tidak dapat mengetahui sumber dan tujuan data.
  • Hanya berperan menerima dan meneruskan data yang masuk ke semua peralatan di jaringan termasuk yang mengirim data.

Note :
Kecepataan Data pada HUB tergantung banyaknya Device atau Komputer yang tercolok pada port yanga ada di HUB, sehingga pengguna jaringan komputer banyak yang meninggalkan HUB dan Menggantikan dengan Switch. Apa itu SWITCH pada jaringan komputer akan kami bahas pada Artikel JavaNetMedia berikutnya.

Demikian Pengertian HUB dan Fungsi HUB pada Jaringan Komputer. Mudah-mudahan dapat memberikan gambaran serta ilmu jaringan komputer kepada kita semua.

Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi artikel terkait tips trik Android.

Minggu, 25 Oktober 2015

Membuat Laporan Data Buku Aplikasi Perpus

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan Pemrograman Pemula.

Berikut ini adalah STEP 13 dalam membuat Aplikasi Perpustakaan. Pada Step ini kita akan membuat Laporan Data Buku dalam membuat Aplikasi Perpustkaan dengan Visual Basic 6.0.

STEP Sebelumnya :
STEP 01 : Membuat Project Aplikasi Perpus
STEP 02 : Membuat Form Menu Utama
STEP 03 : Membuat Database dan Tabel Perpus
STEP 04 : Membuat Koneksi Database DBPerpus
STEP 05 : Membuat Form Login Aplikasi Perpus
STEP 06 : Membuat Koding Logout
STEP 07 : Membuat Form Petugas Aplikasi Perpus
STEP 08 : Membuat Tabel Anggota dan Buku Aplikasi Perpus
STEP 09 : Membuat Form Anggota Aplikasi Perpus
STEP 10 : Membuat Form Buku Aplikasi Perpus
STEP 11 : Membuat Laporan Data Petugas
STEP 12 : Membuat Laporan Data Anggota 

 Berikut langkahnya :
Silahkan buka program crystak report pada komputer anda
Kli File - New
Data - Database - Cari OLEDB - Make New Konection

Jika sudah maka muncul gambar dibawah :
Klik Next
Masukan Computer name anda : Kami menggunakan TMEDIA001
Kemudian pilih daabase : DBPERPUS
Klik OK

Karena kita akan membuat Laporan Buku maka pilih TBL_BUKU
Add - Close

Klik Next

Klik Finish
Maka muncul laporan data Petugas Seperti gambar diatas.
Silahakn save dengan nama : LapBuku.rpt
Simpan bersamaan dengan Folder Project anda



Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi artikel terkait tips trik Android.

Membuat Laporan Data Anggota Aplikasi Perpus

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan Pemrograman Pemula.

Berikut ini adalah STEP 12 dalam membuat Aplikasi Perpustakaan.

STEP Sebelumnya :
STEP 01 : Membuat Project Aplikasi Perpus
STEP 02 : Membuat Form Menu Utama
STEP 03 : Membuat Database dan Tabel Perpus
STEP 04 : Membuat Koneksi Database DBPerpus
STEP 05 : Membuat Form Login Aplikasi Perpus
STEP 06 : Membuat Koding Logout
STEP 07 : Membuat Form Petugas Aplikasi Perpus
STEP 08 : Membuat Tabel Anggota dan Buku Aplikasi Perpus
STEP 09 : Membuat Form Anggota Aplikasi Perpus
STEP 10 : Membuat Form Buku Aplikasi Perpus
STEP 11 : Membuat Laporan Data Petugas

 Berikut langkahnya :
Silahkan buka program crystak report pada komputer anda
Kli File - New
Data - Database - Cari OLEDB - Make New Konection

Jika sudah maka muncul gambar dibawah :
Klik Next
Masukan Computer name anda : Kami menggunakan TMEDIA001
Kemudian pilih daabase : DBPERPUS
Klik OK

Karena kita akan membuat Laporan Anggota maka pilih TBL_ANGGOTA
Add - Close

Klik Next

Klik Finish
Maka muncul laporan data Petugas Seperti gambar diatas.
Silahakn save dengan nama : LapAnggota.rpt
Simpan bersamaan dengan Folder Project anda



Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi artikel terkait tips trik Android.

Membuat Laporan Data Petugas Perpustakaan

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan Pemrograman Pemula.

Berikut ini adalah STEP 11 dalam membuat Aplikasi Perpustakaan.

STEP Sebelumnya :
STEP 01 : Membuat Project Aplikasi Perpus
STEP 02 : Membuat Form Menu Utama
STEP 03 : Membuat Database dan Tabel Perpus
STEP 04 : Membuat Koneksi Database DBPerpus
STEP 05 : Membuat Form Login Aplikasi Perpus
STEP 06 : Membuat Koding Logout
STEP 07 : Membuat Form Petugas Aplikasi Perpus
STEP 08 : Membuat Tabel Anggota dan Buku Aplikasi Perpus
STEP 09 : Membuat Form Anggota Aplikasi Perpus
STEP 10 : Membuat Form Buku Aplikasi Perpus

 Berikut langkahnya :
Silahkan buka program crystak report pada komputer anda
Kli File - New
Data - Database - Cari OLEDB - Make New Konection

Jika sudah maka muncul gambar dibawah :
Klik Next
Masukan Computer name anda : Kami menggunakan TMEDIA001
Kemudian pilih daabase : DBPERPUS
Klik OK

Karena kita akan membuat Laporan Petugas maka pilih TBL_PETUGAS
Add - Close
 Klik Next
Klik Finish
Maka muncul laporan data Petugas Seperti gambar diatas.
Silahakn save dengan nama : LapPetugas.rpt
Simpan bersamaan dengan Folder Project anda




Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi artikel terkait tips trik Android.

Sabtu, 24 Oktober 2015

Susunan Warna Cross dan Straight Pada Kabel UTP RJ-45

Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan Pemrograman Pemula.

Pada Tutorial Jaringan kali ini akan dibahas mengenai Cara Setting Kabel Cross dan Stright Pada RJ 45.

Kabel RJ 45 adalah Kabel UTP yang banyak dipakai dalam membangun Jaringan.
Alasan utama banyak menggunakan Kabel UTP RI 45 adalah :
  • Harga Sangat Murah ( dibandingkan dengan Fiber Optic )
  • Mudah didapatkan ( banyak Toko IT menjual kabel ini )
Bagaimana cara settingnya :
Setting kabel UTP RJ-45 dibagi menjadi 2 yaitu Type Cross dan Straight.
Susunan warna kabel UTP RJ-45 ada 2 yaitu Type T568A dan T568 B

Susunan kabel Cross satu Ujung Type T568A dan Ujung Lainnya Type T568 B
Susunan Cross Pada Kabel UTP RJ-45

Susunan kabel Starigh Ujungnya Harus Sama.
Susunan Straight Pada Kabel UTP RJ-45

Kabel Straight pada Ujung kabel haruslah sama, anda bisa menggunakan Type T568A pada kedua ujung kabel atau Type T568 B pada kedua ujung kabel.
Panjang maksimal Kebl UTP RJ 45 adalah 100 Meter. Jika anda ingin menggunakan Kabel RJ 45 lebih dari 100 Meter, maka anda harus menggunakan Switch lagi.
Walaupun kedua sisi harus sama, namun Type kabel Stright banyak sekali yang menggunakan Type T568B pada kedua Ujung kabel.
Untuk dapat membuat Kabel UTP RJ-45, anda harus mempunyai Crimping untuk membuatnya :
Gambar Crimping
Harga Crimping sendiri tergantung kualitas dari Crimping itu sendiri. Biasanya semakin mahal, crimping mudah digunakan dan semkin awet dalam membuat Kabel UTP RJ-45


Demikian Pembelajaran tentang Kabel Cross dan Straight Pada RJ-45, semoga bermanfaat untuk sobat JNM. Silhakn ikuti terus tutorial menarik dari kami lainnya

Selain sebagai media informasi pemrograman, kami juga berbagi artikel terkait tips trik Android.

Membuat Laporan Stok Data Barang Aplikasi Kasir